Minggu, 10 April 2016

Al balad (negri)

“Kemerdekaan Indonesia Terdapat Pada Al-Quran Surah Al-Balad”
“Kemerdekaan Indonesia Terdapat Pada Al-Quran Surah Al-Balad”
Pernahkah kita mengetahui bahwa INDONESIA ternyata lahir bukan karena suatu KEBETULAN..?
Setiap sesuatu, ada saatnya, ada masanya & bukan suatu kebetulan semata..!!!
Begitu pula untuk negeri kita ini…
Kata “INDONESIA” tentu kita sdh tdk asing lagi,Tapi pernahkah iseng2 kita hitung huruf2 yang ada di kata “INDONESIA”…
Kalau belum pernah, mari kita coba hitung2an…
I = 9
N = 14
D = 4
O = 15
N = 14
E = 5
S = 19
I = 9
A = 1
Mari kita Coba teliti, dari sekian banyak angka, angka yg muncul hanya angka…”9, 1, 4 & 5”.
Ternyata angka ini sama dgn angka tahun Kemerdekaan “INDONESIA 1945”.
Tentunya angka ini bukan KEBETULAN,tapi angka ini memang sudah ditentukan di takdir kan oleh ALLAH SWT.
Angka atau Nomor cantik ini memang “dipersembahkan” khusus utk bangsa INDONESIA tercinta ini.
Sekarng kita lanjutkan lagi,coba angka2 yg diatas tadi kita JUMLAH kan.
Maka hasil penjumlahan kita itu akan dptkan angka “90”,Angka yang cukup SEMPURNA.
Apabila angka “90” kita hubungkan dengan nama surat dlm Al-qur’an : Terdpt pd surat apa angka “90” ?
Angka “90” tepat ada pada surat “Al-Balad” yang artinya “NEGERI”…
Ternyata bukan hanya kemerdekaan yang telah dipersiapkan, tapi INDONESIA juga telah dinyatakan dalam Al-Quran bahwa wilayah ini memang sebuah NEGERI yg penuh dengan Rahmat dan karunia ILLAHI…
Lihat lah Di dalam pembukaan atau mukadimah UUD 45 terdapat kalimat
“Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.”
Maha Benar Allah Dengan Segala FirmanNya..
wallahualam bissahwab…

Memory nostalgia

Pengantin baru,04/09/2012: http://youtu.be/aoJOowByul8

Jumat, 01 April 2016

Mengharukan

Iklan CCTV Thailand - Miris " Aku Bukan Desta/Ipa…: http://youtu.be/PIgZLb_PxRQ

Senin, 25 Mei 2015

Indonesia

Indonesia
- Akeh wong kang wedhi kahanan berjuang,
awit hukum kang becik akeh seng ora
kanggo ono ing negoro iki,mulo banjur
wedhi anggonipun berjuang, <--- IKU KABEH
KELIRU, Jalaran berjuang iku ugo kepingin
mbelani kabeneran
- Wong ala iku lamun kuwoso banjur
sawiyah-wiyah sak karepe dewe ngujo howo
nafsune ,lan ugo ngagung-agung ne
penguasane , mulo ojo nganti wong ala iku
bisa nyekel penguasa
- Ojo seneng yen lagi duwe pangkat
panguoso , serik yen ora nyekel penguoso
(duweni pangkat) , jalaran kui bakal ono
bebendune dewe-dewe
- Ojo mung kepingin menang dhewe kang
bisa dadek ake congkrahing negoro lan
bongso, kudu seneng rerembug'kan njogo
ketentreman lahir-batin
- Ojo seneng gampangake (ngremehne)
barang sepele...mergo barang sepele iku lek
di sepelek ake iso dadi gedhe
- Rikolo zaman di jajah londho ,nasibpe
bongso keloro-loro
londho lungo njur di jajah jepang, nasibpe
bongso kesurang-surang
- Indonesia uwes merdeko wiwit tahun
patang puluh limo
Ayo konco bangun negoro kanti dedasar
pancasilo
- Ya Allah nyuwun panjang umur,mugi saget
kanggo bersyukur
Paringono pemimpin kang jujur,negoro aman
adil lan makmur

Kamis, 05 Maret 2015

AMAN INDONESIAKU

cinta negara tanah air indonesia
Jika tetes darah yang mengucur demi
merdekanya bangsamu
Tak cukup berharga bagimu
Lalu dengan apa kau akan mencintai Tanah
Airmu?
Jika ribuan nyawa yang melayang demi merah
putih
Tak juga berarti untukmu.
Lalu dengan apa kau akan mencintai negerimu?
Dinegeri di mana kita lahir,
Tumbuh menyulam impian masa kecil
Dari tanah negeri ini kita hidup
Dari air bumi ini kita minum
Dari udara alam ini kita bernafas
Jika semua itu tak cukup bermakna bagimu
Lalu dengan apa lagi kau akan membanggakan
bangsamu?
Bukan harta yang mereka impikan,
Bukan pangkat berbintang yang mereka
harapkan
Bukan gelar pahlawan yang mereka inginkan
Tapi sebuah cinta,
Cinta yang hadir dalam hati kita
Untuk mencintai negeri ini
Untuk mencintai tanah air ini
Untuk mencinta indonesia yang kini merintih
perih
Aku cinta Indonesia
Indonesia yang telah diperjuangkan oleh
pejuang bangsa
Indonesia yang merdeka dengan tetesan darah
dan air mata
Hingga ujung nyawa,
Tetaplah cinta indonesiaku